Share

Dunia saat ini tengah berperang melawan virus corona. Berbagai langkah antisipasi telah disiapkan untuk mencegah penyebaran virus yang telah berhasil menginfeksi 82.166 orang di seluruh dunia dan membunuh 2.804 per tanggal 27 Februari ini.

Salah satu antisipasi yang telah dilakukan adalah dengan penggunaan kamera termal, di mana solusi termal ini sebenarnya sudah digunakan sejak lama sebagai sistem pengawasan. Namun, karena fungsinya yang dapat mengenali suhu tubuh manusia membuat kaberadaan teknologi ini semakin penting untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 atau lebih dikenal virus corona.

Seperti diketahui, tubuh manusia memancarkan radiasi inframerah yang tidak dapat dilihat secara kasatmata tetapi dapat dideteksi oleh berbagai solusi IR dan termal. Bagi dunia keamanan, solusi semisal termal digunakan untuk mendeteksi penyusup atau benda lain selama malam hari atau kondisi buruk. Bahkan pencitraan termal telah banyak digunakan di pangkalan militer atau komplek penjara untuk membantu dalam mengawasi parimeter di tengah malam.

Tidak hanya itu, solusi termal juga memilki aplikasi lain juga, terutama di bidang akses kontrol dan penyaringan di bandara, perusahaan dan entitas pengguna akhir lainnya untuk mendeteksi suhu tubuh yang meningkat dan pada akhirnya membantu mencegah penyakit menular. Di mana telah terbukti membantu selama wabah penyakit di masa lalu seperti SARS, flu burung, flu babi dan E-bola.

Sekarang ini, kamera termal kembali dibutuhkan keberadaannya untuk mengungkap kemungkinan orang yang terinfeksi virus corona. Negara-negara telah memberlakukan pembatasan pada wisatawan dari wilayah yang terkena dampak lebih besar, dan solusi termal diperlukan lebih dari sebelumnya untuk mendeteksi suhu individu. Berikut ini adalah termal yang biasanya digunakan untuk tujuan akses kontrol dan penyaringan oleh perusahaan pengguna akhir.
 
Sensor suhu infrared

Sensor suhu inframerah dapat dibagi menjadi dua kategori, kontak dan non-kontak. Untuk kantor atau entitas pengguna akhir lainnya yang menyaring orang pada jam sibuk ketika jam kantor, penggunaan sistem kontak tidaklah layak. Dalam hal ini, pengguna akhir dapat menemukan sensor suhu IR non-kontak yang berguna, yang biasanya menggunakan sensor termopile yang dirancang untuk mengukur suhu dari jarak jauh.
 
"Termometer inframerah non-kontak (NCIT) dapat memberikan pembacaan suhu dalam hitungan detik. Sebagian besar NCIT mengukur suhu di atas area dahi, tetapi suhu di permukaan tubuh lainnya juga dapat diukur," kata Lembaga Penelitian Kesehatan Nasional Inggris. "Karena penggunaan NCIT tidak melibatkan kontak permukaan tubuh apa pun, risiko cross-infection dapat diabaikan dan tidak diperlukan desinfeksi atau probe cover sekali pakai."

Kamera Termal

Termometer IR mengukur suhu orang satu per satu mungkin cukup bagi perusahaan atau entitas skala kecil lainnya. Namun, untuk menyaring kerumunan di entitas pengguna skala besar, misalnya bandara, diperlukan metode yang lebih cepat tanpa kontak, dan andal untuk mendeteksi suhu yang tinggi.

Jadi jangan heran bila bandara dan entitas serupa lainnya beralih ke kamera termal yang menghasilkan gambar termal atau gambar panas yang menampilkan perbedaan suhu, membantu operator untuk mendeteksi orang yang memiliki suhu tinggi atau tidak normal. Karena kamera termal menghasilkan gambar dalam waktu nyata, proses evaluasi total membutuhkan waktu kurang dari satu detik, menjadikan kamera ini alat yang efektif dan ideal untuk penyaringan orang dengan cepat.

FLIR adalah salah satu produsen kamera termal ternama dunia yang solusinya dapat mengenali seseorang yang demam secara akurat tanpa terpengaruh dengan lingkungan sekitarnya. Keakuratan ini penting, karena tercatat dalam proses penyaringan kebanyakan operator hanya berpatokan pada ambang batas suhu (misalnya 37,5°C) dalam memilih orang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, prosedur ini kemungkinan cacat ketika orang keluar dari lingkungan yang dingin, misalnya di dalam pesawat, mungkin memiliki suhu tubuh yang lebih rendah namun masih demam. Itulah sebabnya teknologi seperti kompensator suhu otomatis FLIR dapat membantu. Ini membandingkan suhu seseorang dengan suhu orang lain, sekali seseorang dideteksi memiliki suhu abnormal yang lebih tinggi dari yang lain, dia akan dipilih.  

#Businness  #Article

Related Articles

Access Control Card image cap
  denny  13 December 2016
 13 December 2016
News Card image cap
  andri  9 December 2019
 9 December 2019
Fire Alarm Card image cap
  andri  4 July 2018
 4 July 2018
© 2019 Indo Security System. All Rights Reserved.