Share

Dibandingkan beberapa pesaing senegaranya, Xiaomi bisa dibilang lambat dalam mengadopsi sensor sidik jari untuk sistem pengamanan pada perangkat ponselnya. Namun kabar terbaru yang beredar di postingan Weibo, President dan Co-founder Xiaomi, Lin Bin, tengah mengerjakan implementasi teknologi sidik jari yang jauh lebih maju.

Postingan Lin di Weibo berupa video yang menunjukkan prototipe ponsel dengan sensor sidik jari baru yang memiliki area aktif 25x50 mm. Ini berarti pengguna dapat membuka ponsel dengan men-tap jarinya di mana saja pada area display yang lebih luas dibandingkan pemindai pada ponsel yang ada saat ini hanya seukuran sidik jari saja.

Menurut Lin dalam video, ini memudahkan pengguna karena tidak perlu mencari lokasi fisik pemindai saat mengangkat telepon. Lin juga mengatakan sensor baru ini dapat membangunkan dan membuka kunci ponsel dengan sekali ketuk.



Namun demikian, tetap saja Xiaomi bukan satu-satunya perusahaan yang mengembangkan sensor sidik jari dalam layar yang lebih luas. Awal tahun lalu Vivo memamerkan ponsel konsepnya yang disebut Apex dengan menampilkan sensor setengah layar. Dan minggu ini saja Oppo mengumumkan akan merilis ponsel terbarunya di tahun ini dengan sensor sidik jari yang 15 kali lebih besar dari implementasi sebelumnya. Sementara Lin, belum mengatakan kapan Xiaomi mengeluarkan produknya untuk versi ini.

Perusahaan-perusahaan China, khususnya Vivo, mendorong adopsi sensor sidik jari pada display tahun lalu. Di tahun baru ini pesaing internasional seperti Samsung memulainya untuk mengejar ketinggalan. Pertanyaannya adalah siapa yang akan pertamakali mengkomersialkan teknologi generasi berikutnya ini, dan apakah akan bekerja dengan baik untuk menjadi nilai jual?

#Businness  #Article

Related Articles

Access Control Card image cap
Access Control Card image cap
  denny  13 March 2020
 13 March 2020
News Card image cap
© 2019 Indo Security System. All Rights Reserved.