Share

Badan Keamanan Transportasi Amerika Serikat (Transportation Security Administration) atau yang disingkat TSA, memberlakukan teknologi baru untuk mengonfirmasi keaslian dari identitas setiap penumpang pesawat sekaligus informasi penerbangan mereka.

Metode anti pemalsuan identitas ini sekarang sedang dilakukan di bandara Syracuse Hancock International di Kota New York, AS. Setiap kartu identitas yang dibawa penumpang harus dipindai melalui sebuah alat khusus. Dengan demikian, para petugas TSA tidak perlu menyentuh kartu identitas penumpang sehingga dapat menghindari terpapar virus corona.

Sistem baru ini kemudian akan memverifikasi keaslian KTP mengonfirmasi bahwa para calon penumpang tersebut memiliki jadwal terbang di hari yang sama. KTP palsu atau yang sudah kedaluwarsa akan terdeteksi di monitor. Dengan adanya metode ini, penumpang tidak perlu lagi menyerahkan boarding pass mereka ke petugas TSA.

Namun, bagi penumpang di bawah 18 tahun atau yang mereka yang KTP tak terdeteksi oleh sistem, tetap harus menunjukkan boarding pass. Mereka juga tetap diharuskan untuk melakukan check-in di counter masing-masing maskapai sebelum masuk ke pesawat.

"Teknologi tersebut dapat meningkatkan kemampuan deteksi untuk mengidentifikasi kartu identitas palsu seperti SIM dan paspor di pos pemeriksaan dan meningkatkan efisiensi dengan secara otomatis memverifikasi identifikasi penumpang," ucap Bart R. Johnson, Direktur Keamanan TSA New York.

#Businness  #Article

Related Articles

News Card image cap
  denny  23 July 2018
 23 July 2018
News Card image cap
  andri  28 January 2020
 28 January 2020
News Card image cap
  andri  12 October 2019
 12 October 2019
© 2019 Indo Security System. All Rights Reserved.